Sleman, 10 September 2026 – Gelandang PSS Sleman Moussa Bagayoko optimistis timnya mampu menunjukkan penampilan lebih baik ketika menghadapi Madura United pada pekan kedua BRI Super League 2026/2027. PSS akan menjalani laga kandang pertamanya musim ini di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (12/9). Pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi skuad Super Elang Jawa untuk merespons kekalahan pada laga pembuka menghadapi Bali United. Bagayoko menilai seluruh pemain telah melakukan persiapan agar kesalahan pada pertandingan pertama tidak kembali terulang. Ia percaya proses latihan yang dijalani dalam beberapa hari terakhir dapat membantu PSS tampil lebih solid dan kompetitif di hadapan pendukung sendiri.
PSS membuka perjalanan musim ini dengan hasil kurang memuaskan setelah takluk 1-2 dari Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada 4 September. Bagayoko mengakui pertandingan pertama memberikan tantangan tersendiri, terlebih skuad masih berusaha membangun keserasian dalam kompetisi yang baru dimulai. Meski demikian, pemain asal Mali tersebut tidak ingin hasil itu menjadi beban bagi tim ketika memasuki pekan kedua. Ia memandang kekalahan tersebut sebagai bagian dari proses yang harus dievaluasi agar performa PSS berkembang. Bagayoko menegaskan timnya sedang bekerja untuk memperbaiki permainan dan berharap perubahan tersebut sudah terlihat saat berhadapan dengan Madura United.
Laga melawan Bali United sekaligus menjadi debut Bagayoko bersama PSS di kompetisi sepak bola Indonesia. Ia langsung mendapat kesempatan bermain dan menunjukkan mobilitas tinggi di sektor tengah untuk membantu menjaga keseimbangan permainan. Bagayoko terlibat dalam duel perebutan bola sekaligus menjadi salah satu penghubung ketika PSS berusaha melakukan transisi menuju lini serang. Pengalaman pada pertandingan tersebut membuatnya mulai memahami karakter kompetisi Indonesia serta intensitas permainan yang akan dihadapi sepanjang musim. Dengan pengalaman satu pertandingan resmi, ia berharap dapat semakin menyatu dengan pola permainan yang diterapkan tim pelatih.
Selain evaluasi teknis, Bagayoko melihat faktor suporter dapat memberikan tambahan energi besar bagi PSS ketika bermain di Sleman. Ia mengaku terkesan dengan dukungan pendukung Super Elang Jawa yang tetap hadir ketika tim bertanding di Bali pada pekan pertama. Menurutnya, suporter memberikan dukungan sejak awal hingga pertandingan berakhir meskipun PSS akhirnya gagal mendapatkan poin. Atmosfer tersebut bahkan disebut menjadi salah satu pengalaman yang paling berkesan selama perjalanan kariernya di berbagai negara. Karena pertandingan berikutnya berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Bagayoko berharap dukungan dari tribun dapat semakin meningkatkan motivasi para pemain untuk mengejar kemenangan pertama musim ini.
Namun, PSS tidak akan menghadapi pertandingan yang mudah karena Madura United datang ke Sleman dengan modal positif. Laskar Sape Kerrap mengawali kompetisi dengan kemenangan 2-0 atas Persijap Jepara sehingga mempunyai kepercayaan diri tinggi memasuki pekan kedua. Pelatih Madura United Jose Manuel Gomes da Silva juga menilai PSS sebagai tim kuat yang membutuhkan persiapan khusus untuk dihadapi. Bermain di kandang lawan menjadi tantangan tambahan sehingga Madura United terus mematangkan strategi sebelum berangkat ke Sleman. Tim asal Pulau Madura tersebut menargetkan tiga poin, meskipun satu poin dari pertandingan tandang juga dinilai tetap menjadi hasil yang dapat diterima.
Madura United juga harus melakukan penyesuaian karena tiga pemain dipastikan tidak dapat diturunkan dalam pertandingan tersebut. Giovani Numberi, Jordy Wehrmann, dan Aji Kusuma menjadi tiga nama yang tidak tersedia untuk menghadapi PSS. Tim pelatih telah menyiapkan perubahan komposisi agar absennya ketiga pemain tersebut tidak terlalu memengaruhi performa tim. Situasi itu tetap tidak membuat PSS dapat menurunkan kewaspadaan karena Madura United mempunyai kedalaman skuad dan datang dengan hasil positif dari pertandingan pertama. Bagayoko dan rekan-rekannya karena itu membutuhkan disiplin permainan sejak menit awal apabila ingin mengendalikan pertandingan dan mencegah lawan mendapatkan momentum.
Catatan pertemuan terakhir memberikan tambahan kepercayaan diri bagi PSS. Dalam dua duel sebelumnya, Super Elang Jawa selalu mampu mengalahkan Madura United dengan skor meyakinkan. PSS mencatat kemenangan 4-0 pada Desember 2024 sebelum kembali menang 3-0 ketika bertandang ke markas Madura United pada Mei 2025. Meski demikian, catatan tersebut tidak dapat sepenuhnya menjadi ukuran karena komposisi pemain, pelatih, dan kondisi kedua tim telah mengalami perubahan. Madura United bahkan secara terbuka menjadikan dua kekalahan tersebut sebagai salah satu motivasi untuk memperoleh hasil berbeda pada pertemuan kali ini.
Bagi PSS, pertandingan kandang pertama juga menjadi kesempatan penting untuk segera mendapatkan momentum pada awal musim. Kekalahan di Bali membuat tim membutuhkan hasil positif agar tidak kehilangan terlalu banyak poin ketika kompetisi baru berjalan. Kehadiran Bagayoko di lini tengah diharapkan membantu PSS menjaga penguasaan bola, memenangkan duel, dan membangun transisi yang lebih efektif menuju lini depan. Dukungan publik Maguwoharjo juga berpotensi memberikan tekanan tambahan kepada tim tamu sekaligus meningkatkan kepercayaan diri para pemain PSS. Namun, keunggulan sebagai tuan rumah tetap harus diimbangi dengan efektivitas permainan karena Madura United telah memperlihatkan kemampuan meraih kemenangan tanpa kebobolan pada laga pembuka.
Bagayoko memilih menatap pertandingan tersebut dengan optimisme tanpa mengabaikan evaluasi dari kekalahan sebelumnya. Menurutnya, kompetisi masih berada pada tahap awal sehingga PSS mempunyai cukup ruang untuk memperbaiki permainan dan membangun konsistensi. Adaptasinya terhadap sepak bola Indonesia juga terus berlangsung, tetapi atmosfer yang diberikan suporter membuatnya semakin termotivasi untuk memberikan kontribusi. Pertandingan melawan Madura United akan menjadi ujian berikutnya untuk melihat perkembangan PSS setelah hasil kurang maksimal pada pekan pertama. Dengan persiapan yang terus dimatangkan dan keuntungan bermain di Stadion Maguwoharjo, Bagayoko yakin Super Elang Jawa memiliki kemampuan untuk tampil lebih baik sekaligus memburu poin pertama mereka pada musim ini.





