Bandung – Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung membuka berbagai jalur seleksi mandiri untuk penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2026. Selain jalur ujian mandiri, kampus ini juga menyediakan sejumlah jalur prestasi yang memberikan kesempatan lebih luas bagi calon mahasiswa dengan kemampuan dan rekam jejak tertentu.
Tercatat ada tujuh jalur mandiri yang dapat dipilih calon mahasiswa sesuai dengan latar belakang dan prestasi yang dimiliki. Jalur-jalur tersebut dirancang untuk menjaring peserta didik berkualitas dari berbagai bidang, baik akademik maupun nonakademik.
1. Jalur CBT (Computer Based Test)
Jalur ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang ingin mengikuti seleksi melalui ujian berbasis komputer. Peserta akan diuji sesuai ketentuan dan materi yang telah ditetapkan oleh panitia penerimaan mahasiswa baru.
2. Jalur Prestasi Akademik
Seleksi dilakukan berdasarkan capaian akademik selama menempuh pendidikan di sekolah menengah. Nilai rapor dan prestasi akademik menjadi salah satu komponen utama dalam penilaian.
3. Jalur Prestasi Nonakademik
Calon mahasiswa yang memiliki prestasi di bidang olahraga, seni, sains, maupun kompetisi lainnya dapat mengikuti jalur ini dengan melampirkan bukti pencapaian yang relevan.
4. Jalur Tahfidz Al-Qur’an
Jalur Tahfidz diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang memiliki hafalan Al-Qur’an sesuai ketentuan yang ditetapkan kampus. Kemampuan hafalan akan menjadi salah satu aspek utama dalam proses seleksi.
5. Jalur Ketua OSIS
UIN Sunan Gunung Djati Bandung juga memberikan apresiasi kepada siswa yang pernah menjabat sebagai Ketua OSIS di sekolahnya. Pengalaman kepemimpinan tersebut menjadi nilai tambah dalam proses penerimaan mahasiswa baru.
6. Jalur Kemitraan atau Kerja Sama
Jalur ini dibuka melalui kerja sama antara kampus dengan berbagai lembaga, instansi, maupun sekolah yang telah memiliki nota kesepahaman dengan UIN SGD Bandung.
7. Jalur Khusus
Selain jalur-jalur utama, kampus juga menyediakan jalur khusus yang ditujukan bagi calon mahasiswa dengan kriteria tertentu sesuai kebijakan penerimaan tahun akademik 2026.
Pihak kampus berharap keberadaan berbagai jalur seleksi tersebut dapat memberikan kesempatan yang lebih luas bagi calon mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan tinggi sesuai potensi dan prestasi yang dimiliki.
Calon peserta disarankan untuk memperhatikan jadwal pendaftaran, persyaratan, serta mekanisme seleksi pada masing-masing jalur agar tidak melewatkan tahapan penting dalam proses penerimaan mahasiswa baru.
Dengan beragam pilihan jalur mandiri yang tersedia, UIN Sunan Gunung Djati Bandung berupaya menjaring mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan kepemimpinan, prestasi, dan kompetensi keagamaan yang kuat.







