“OECD Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi AS dan Global 2025 Akibat Dampak Tarif AS”

https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/iFUvYSIDCG36mR_AoY0Q-Z6Aa-M%3D/1280x1280/smart/filters%3Aquality%2875%29%3Astrip_icc%28%29%3Aformat%28webp%29/kly-media-production/medias/4995048/original/088256300_1730975735-Infografis_SQ_Efek_Donald_Trump_Menang_Pilpres_AS_ke_Perekonomian_Global.jpg

Pada 3 Juni 2025, Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) merilis Economic Outlook terbaru, yang menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi global dan Amerika Serikat (AS) akibat dampak kebijakan tarif tinggi yang diterapkan oleh pemerintahan Presiden Donald Trump.

📉 Proyeksi Pertumbuhan Global dan AS

OECD memperkirakan pertumbuhan ekonomi global akan melambat dari 3,3% pada 2024 menjadi 2,9% pada 2025 dan 2026. Penurunan ini terutama terjadi di AS, Kanada, Meksiko, dan Tiongkok, dengan dampak yang lebih kecil di negara lain. Statista+3Reuters+3OECD+3OECD

Di AS, proyeksi pertumbuhan ekonomi diturunkan menjadi 1,6% pada 2025 dan 1,5% pada 2026, turun signifikan dari 2,8% pada 2024. OECD mencatat bahwa tarif impor yang tinggi dan ketidakpastian kebijakan ekonomi menjadi faktor utama penurunan tersebut. Kabar Turatea Indonesia+8kompas.id+8Investopedia+8

⚠️ Dampak Tarif terhadap Ekonomi

OECD menyoroti bahwa tarif tinggi dapat merugikan ekonomi AS dalam beberapa cara:

  • Inflasi Tinggi: Tarif yang lebih tinggi menyebabkan harga barang impor meningkat, yang pada gilirannya mendorong inflasi. OECD memproyeksikan inflasi di AS akan mencapai 3,9% pada akhir 2025. CBS News

  • Penurunan Investasi dan Konsumsi: Ketidakpastian kebijakan dan biaya impor yang lebih tinggi dapat mengurangi investasi bisnis dan konsumsi rumah tangga.

  • Defisit Anggaran Meningkat: OECD memperkirakan defisit anggaran AS akan meningkat menjadi 8% dari PDB pada 2026 akibat penurunan pendapatan dan peningkatan pengeluaran. Reuters

🌐 Dampak Global

OECD juga memperkirakan bahwa pertumbuhan ekonomi global akan melambat akibat dampak tarif AS:

  • Gangguan Rantai Pasokan: Tarif tinggi dapat mengganggu rantai pasokan global, meningkatkan biaya produksi dan mengurangi efisiensi.

  • Penurunan Perdagangan Internasional: Kenaikan tarif dapat mengurangi volume perdagangan internasional, yang berdampak negatif pada pertumbuhan ekonomi global.

  • Ketidakpastian Ekonomi: Ketidakpastian kebijakan perdagangan dapat menghambat keputusan investasi dan merusak kepercayaan pasar.

🔮 Prospek Masa Depan

OECD menekankan pentingnya de-eskalasi ketegangan perdagangan dan pemulihan dialog multilateral untuk mendukung pertumbuhan ekonomi global. Tanpa perubahan kebijakan yang signifikan, risiko terhadap prospek ekonomi global akan tetap tinggi.

Related Posts

Bhayangkara FC Menang Tipis Atas Persela Lamongan di Laga Ketat

Bhayangkara FC berhasil meraih kemenangan tipis atas Persela Lamongan dalam pertandingan Liga 1 yang berlangsung di Stadion PTIK, Jakarta. Pertandingan ini berlangsung sengit sejak menit awal, dengan kedua tim menampilkan…

Persita Tangerang Mendapatkan Kemenangan Krusial dalam Laga Sengit Melawan Persik Kediri

Persita Tangerang berhasil meraih kemenangan penting dalam laga sengit melawan Persik Kediri yang berlangsung di Stadion Indomilk Arena, Tangerang. Pertandingan ini dipenuhi tensi tinggi dan strategi bertahan serta menyerang dari…

You Missed

Menghitung Hari – Krisdayanti: Penantian yang Tak Kunjung Usai

Terbang – Gigi: Harapan untuk Meraih Mimpi

Melompat Lebih Tinggi – Sheila On 7: Semangat Hidup Tanpa Batas

Bhayangkara FC Menang Tipis Atas Persela Lamongan di Laga Ketat

Persita Tangerang Mendapatkan Kemenangan Krusial dalam Laga Sengit Melawan Persik Kediri

Karena Ku Sanggup – Agnes Monica: Lagu Motivasi dan Kekuatan