Kelompok ultras A.C. Milan meluapkan kemarahan kepada Zlatan Ibrahimović setelah musim buruk Rossoneri berakhir tanpa pencapaian besar. Dalam aksi protes yang terjadi di luar markas klub dan stadion, para pendukung garis keras Milan meneriakkan tuntutan agar Ibrahimovic meninggalkan klub karena dianggap ikut bertanggung jawab atas menurunnya performa tim musim ini.
Ibrahimovic yang kini menjabat sebagai penasihat senior manajemen Milan menjadi sasaran kritik tajam setelah klub gagal bersaing dalam perebutan gelar Serie A dan hanya finis di zona Liga Europa. Para ultras menilai keputusan-keputusan manajemen, termasuk kebijakan transfer dan arah pembangunan tim, tidak berjalan sesuai harapan. Mereka juga kecewa karena Milan dinilai kehilangan identitas permainan dan tampil inkonsisten sepanjang musim.
Spanduk bernada keras dan chant protes terhadap Ibrahimovic muncul dalam aksi demonstrasi suporter di Milanello maupun sekitar San Siro. Sebagian pendukung menilai figur Ibrahimovic terlalu dominan dalam urusan teknis klub meski bukan pelatih resmi. Situasi tersebut memunculkan ketegangan antara kelompok suporter dan manajemen klub yang dalam beberapa bulan terakhir memang terus mendapat tekanan akibat hasil buruk tim.
Musim 2025/2026 menjadi salah satu periode paling mengecewakan bagi Milan dalam beberapa tahun terakhir. Selain gagal bersaing di papan atas Serie A, Rossoneri juga tersingkir lebih cepat di kompetisi Eropa dan beberapa kali kalah dalam laga penting melawan rival domestik. Inkonsistensi performa pemain serta masalah cedera disebut menjadi faktor utama menurunnya performa tim.
Meski mendapat tekanan besar dari suporter, Ibrahimovic belum memberikan tanggapan resmi terkait tuntutan tersebut. Sosok legenda hidup Milan itu sebelumnya sempat menegaskan dirinya tetap fokus membantu klub kembali kompetitif dan membangun proyek jangka panjang bersama manajemen baru. Namun tekanan dari suporter diperkirakan akan terus meningkat apabila Milan gagal menunjukkan perubahan signifikan musim depan.
Situasi panas antara ultras dan manajemen kembali menunjukkan besarnya ekspektasi publik terhadap AC Milan sebagai salah satu klub terbesar Italia dan Eropa. Para pendukung berharap Rossoneri segera melakukan evaluasi besar agar mampu kembali bersaing dalam perebutan gelar dan mengembalikan kejayaan klub di level tertinggi sepak bola Eropa.





