Trending News:Rosan Ungkap Realisasi Investasi Capai Rp1.539 Triliun hingga September 2026, Serap 2,19 Juta Tenaga KerjaProgram Bedah Rumah Harus Tepat Sasaran, Transparansi Pengadaan Jadi Kunci KeberhasilanGudang Pembuatan Kapal di Kepulauan Seribu Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp200 JutaTim SAR Berhasil Evakuasi Lima Penumpang Perahu yang Hilang Kontak di Perairan BanggaiProfil Satyawan Pudyatmoko, Akademisi UGM yang Berkiprah di Dunia Kehutanan hingga Pimpin Badan Gambut dan MangroveCalvin Verdonk Cetak Sejarah sebagai Pemain Indonesia Pertama di Liga Champions saat Lille Kalah 0-3 dari ArsenalRupiah Menguat terhadap Dolar AS, Penurunan Harga Minyak Dunia Jadi Sentimen PositifPengadilan India Bebaskan Pendiri Partai Kecoak Usai Ditahan dalam Aksi Protes Komisi PemiluWamen LH Tekankan Pengelolaan Limbah Dapur MBG, Seluruh SPPG Diminta Jaga LingkunganKemenUMKM Dorong Kopi Jayawijaya Jadi Produk Unggulan Papua Pegunungan yang Berdaya SaingKemnaker Uji Coba Pelatihan Berbasis Kompetensi yang Terintegrasi dengan Kebutuhan IndustriBasarnas Siagakan Dua Helikopter untuk Pengamanan MotoGP 2026 di MandalikaPapeda Jadi Gerbang Mengenal Kekayaan Budaya Sorong SelatanIndustri Dorong Dialog Bersama untuk Bahas Risiko Rokok ElektrikYBM PLN Salurkan Bantuan untuk Warga Sulselrabar dalam Peringatan HKPVeda Pratama Finis Ke-11 di Moto3 GP Jepang 2026Mendagri Lepas 125 Truk Angkut 500 Ribu Genteng untuk Program GentengisasiKuasa Hukum Silmy Karim Minta KPK Buktikan Seluruh Dugaan di PersidanganKemnaker Dorong Tata Kelola AI untuk Jaga Akuntabilitas di Dunia KerjaLamine Yamal Bersinar, Spanyol Hantam Kroasia 4-1 di Nations LeaguePelatih Malaysia Akui Kokohnya Pertahanan Indonesia Meski Unggul Jumlah PemainYunani Ukir Sejarah, Taklukkan Jerman 1-0 di Nations LeagueJUMPPA Perkuat Kemandirian Usaha Perempuan Adat di KaimanaMenteri LH Tegaskan Aksi Iklim Indonesia Harus Berkeadilan dan Berdampak NyataJurnalis dan Calon Gubernur Áncash Susy Aponte Tewas Ditembak Saat Kampanye di PeruJakpro Minta Maaf atas Gangguan Mesin Tap In-Tap Out LRT JakartaPolri Siapkan Anjungan Pencetakan SKCK untuk Cegah Pungli dan Percepat PelayananBulog Beri Pekerjaan kepada Tiga Anggota Keluarga ASN Korban Penembakan di JayawijayaKejagung Periksa Tujuh Saksi dari Yayasan hingga Tenaga Ahli BGN dalam Kasus MBGPria Pembawa Golok yang Bubarkan Ibadah GKPI Sampaikan Permintaan MaafKebakaran Apartemen Teluk Intan Jakut Padam, 53 Penghuni Berhasil DievakuasiSurya Paloh Ingatkan RUU Perampasan Aset Dibahas Hati-Hati agar Tak Picu PolemikPolisi Brasil Tangkap Terduga Pembunuh Berantai, Klaim 80 Korban Masih DiselidikiOJK Resmi Terbitkan Dua POJK Bursa Mineral, Pengawasan Beralih Mulai 2027Rumor Transfer Haaland Memanas, Real Madrid dan Barcelona Pantau Situasi untuk 2027Prabowo Minta Jakarta Jadi Kota Hijau, Pramono Siap Genjot Program Vertical GardenPPI Apresiasi Polda Metro Bongkar Dugaan Impor Ilegal Kacang TanahSekretaris Dishub Diamankan Polisi terkait Dugaan Pelecehan terhadap Siswi PKLIran Siapkan Skenario Perang Skala Besar Hadapi AS, Infrastruktur Strategis Jadi PerhatianDPR Apresiasi Indonesia Tak Lagi Impor Beras, Dinilai Prestasi Besar Ketahanan PanganRemaja Selamat Setelah Ditemukan di Atas Perahu Terbalik di Perairan AlaskaDua Siswi Terduga Korban MBG Karo Dirujuk ke RSCM, Bobby Pastikan Penanganan Fisik dan PsikologisPolda Sumsel Uji Penggunaan X-Fire untuk Pemadaman Karhutla di Lahan Gambut GelumbangChina Perkuat Kolaborasi dengan Mitra BRICS untuk Dorong Pertumbuhan BersamaBasarnas Sisir Pulau Sertung, Belum Temukan Tanda Keberadaan Jurnalis HilangMicrosleep Picu Kecelakaan Maut di Tol Wiyoto Wiyono, Tiga Pekerja Proyek Tewas Ditabrak TrontonMoussa Bagayoko Optimistis PSS Sleman Bangkit saat Menjamu Madura UnitedGM PLN UID Sulselrabar Turun Langsung Pastikan Optimalisasi Pembangkit SulbagselDPR Dorong Manajemen Air Pertanian Terpadu untuk Cegah Gagal Panen Akibat KekeringanTiga Pelamar Kerja di Pasar Minggu Terima Pengembalian Uang Usai Dimediasi PolisiPemkot Bogor Perketat Pemantauan Kualitas Udara, Antisipasi Dampak Abu Vulkanik Anak KrakatauPemkab Bogor Semprot Jalan di 11 Wilayah untuk Kurangi Dampak Abu Vulkanik Anak KrakatauBadan Geologi Pastikan Dentuman di Jawa Barat Berkaitan dengan Erupsi Anak KrakatauGangguan Serentak Sejumlah Platform AI Soroti Ketergantungan pada Layanan DigitalPemotor Masih Nekat Masuk JLNT Casablanca Meski Rambu Larangan TerpasangDesa Kahala Wakili Kaltim di Lomba Mitigasi Stunting Tingkat NasionalKemarau dan Karhutla Melanda, Kodim 0101/Kota Banda Aceh Gelar Shalat Istisqa Memohon Turunnya HujanPolda Banten Periksa Dugaan Limbah B3 di Sawah Cikande, K-40 Terdeteksi pada Sejumlah SampelDanantara Ubah Strategi Bisnis PalmCo untuk Perkuat Daya Saing di Pasar GlobalATR/BPN Fokuskan Anggaran untuk Ketahanan Pangan dan Percepatan Sertifikasi TanahGugatan Ganti Nama Laut Cina Selatan Jadi Laut Natuna Utara Kandas di MKNathan Tjoe-A-On Sumbang Assist, Willem II Ditahan Heerenveen 2-2Indonesia Tumbang dari Hong Kong 60-71 pada Pra-Kualifikasi Piala Asia FIBA 2029Polsek Penjaringan Luruskan Baksos Viral yang Dikaitkan dengan Aksi 27 AgustusFestival Hantu Lapar di Medan, Tradisi Penghormatan Leluhur yang Tetap TerjagaMendag Lepas Ekspor Karang Hias Hidup Banyuwangi ke Amerika SerikatMeta Sepakat Bayar Rp 278 Triliun dalam Gugatan Eksploitasi Kecanduan RemajaElite Golkar Kaget Budi Arie Singgung Percepatan Pemilu, Makar hingga Kudeta Jadi SorotanPolisi Berhasil Temukan iPhone Warga Jakbar hingga ke Blitar Setelah Hilang di SwalayanPengejaran Bos Gendut Berakhir di Salon, Loyalis Melawan Saat BNN Gerebek Kampung BahariRS Pusri Palembang Berhentikan Dokter yang Viral Diduga Hina Pasien BPJS, Tegaskan Komitmen pada Etika PelayananBantah Trump, Iran Bilang Tak Ada Negosiasi dengan ASKasus Penusukan Maut di Kemang, Dua Pelaku Divonis 8 Bulan dan 9 Tahun PenjaraPrabowo Percepat Program Gentengisasi, Soroti Seng Berkarat dan Risiko bagi Kesehatan WargaJenazah Sutrimo Dimakamkan Malam Hari Setibanya di Banyumas, Keluarga dan Warga Iringi Prosesi TerakhirArmada Terbatas, Dishub DKI Ungkap Baru Lima Kapal Penumpang Layani Kepulauan SeribuPKB Gelar Ijtima Ulama, Soroti Tantangan Penurunan Jumlah Santri di PesantrenLegenda Manchester United Tanggapi Sindiran Bek Argentina, Nama Messi Ikut DisorotSenegal Akhiri Kerja Sama dengan Pelatih Setelah Gagal di Piala Dunia 2026Ketajaman Haaland Mulai Mereda, Rekor Gol Tak Lagi BertambahGila, Vozinha, GilaMesir Tonton Penalti Mbappe Dulu, Kalahkan Australia KemudianKlopp Akui Sudah Ditawari Jadi Pelatih Timnas Jerman, tapi…Daftar Negara di 16 Besar Piala Dunia 2026: Dominasi EropaChelsea Dekati Marco Palestra, Efek Kedatangan Xabi Alonso di Real Madrid?3 Orang Tewas Saat Rayakan Kemenangan Meksiko di Piala Dunia 2026Maroko Yakin Belanda Bermain Defensif karena Menghormati Kekuatan MerekaHaaland Jadi Penentu! Norwegia Singkirkan Pantai Gading dan Melaju ke Babak 16 BesarPelatih Mesir dan Iran Buka Suara soal Simbol LGBTQ+ di PertandinganRencana Uruguay untuk Atasi Spanyol di Piala Dunia 2026Mbappe Siap Korbankan Catatan Gol Demi Melihat Prancis Angkat Trofi Piala DuniaTak Perlu Merendahkan Ronaldo untuk Mengakui Kehebatan MessiGiroud Yakin Bouaddi Akan Jadi Rebutan Klub-Klub Besar, Termasuk Real MadridEks Arsenal dan Timnas Rusia Ini Ternyata Dukung Uzbekistan di Piala Dunia 2026Luis Diaz Bersinar, Kolombia Tundukkan Uzbekistan 3-1 di Laga PembukaBayangi Piala Dunia, Pemain Pantai Gading Ternyata Sedang Hadapi Kasus Dugaan Pengaturan LagaDiskominfotik DKI Tegaskan CCTV Saat Demo Mahasiswa Berjalan NormalKPK Bawa 2 Koper Usai Geledah Kantor hingga Rumah Dinas Bupati Muara EnimGyökeres: Swedia Mau Buktikan Diri di Piala DuniaRafael Leão Kok Emosian Sih?
Trending News:Rosan Ungkap Realisasi Investasi Capai Rp1.539 Triliun hingga September 2026, Serap 2,19 Juta Tenaga KerjaProgram Bedah Rumah Harus Tepat Sasaran, Transparansi Pengadaan Jadi Kunci KeberhasilanGudang Pembuatan Kapal di Kepulauan Seribu Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp200 JutaTim SAR Berhasil Evakuasi Lima Penumpang Perahu yang Hilang Kontak di Perairan BanggaiProfil Satyawan Pudyatmoko, Akademisi UGM yang Berkiprah di Dunia Kehutanan hingga Pimpin Badan Gambut dan MangroveCalvin Verdonk Cetak Sejarah sebagai Pemain Indonesia Pertama di Liga Champions saat Lille Kalah 0-3 dari ArsenalRupiah Menguat terhadap Dolar AS, Penurunan Harga Minyak Dunia Jadi Sentimen PositifPengadilan India Bebaskan Pendiri Partai Kecoak Usai Ditahan dalam Aksi Protes Komisi PemiluWamen LH Tekankan Pengelolaan Limbah Dapur MBG, Seluruh SPPG Diminta Jaga LingkunganKemenUMKM Dorong Kopi Jayawijaya Jadi Produk Unggulan Papua Pegunungan yang Berdaya SaingKemnaker Uji Coba Pelatihan Berbasis Kompetensi yang Terintegrasi dengan Kebutuhan IndustriBasarnas Siagakan Dua Helikopter untuk Pengamanan MotoGP 2026 di MandalikaPapeda Jadi Gerbang Mengenal Kekayaan Budaya Sorong SelatanIndustri Dorong Dialog Bersama untuk Bahas Risiko Rokok ElektrikYBM PLN Salurkan Bantuan untuk Warga Sulselrabar dalam Peringatan HKPVeda Pratama Finis Ke-11 di Moto3 GP Jepang 2026Mendagri Lepas 125 Truk Angkut 500 Ribu Genteng untuk Program GentengisasiKuasa Hukum Silmy Karim Minta KPK Buktikan Seluruh Dugaan di PersidanganKemnaker Dorong Tata Kelola AI untuk Jaga Akuntabilitas di Dunia KerjaLamine Yamal Bersinar, Spanyol Hantam Kroasia 4-1 di Nations LeaguePelatih Malaysia Akui Kokohnya Pertahanan Indonesia Meski Unggul Jumlah PemainYunani Ukir Sejarah, Taklukkan Jerman 1-0 di Nations LeagueJUMPPA Perkuat Kemandirian Usaha Perempuan Adat di KaimanaMenteri LH Tegaskan Aksi Iklim Indonesia Harus Berkeadilan dan Berdampak NyataJurnalis dan Calon Gubernur Áncash Susy Aponte Tewas Ditembak Saat Kampanye di PeruJakpro Minta Maaf atas Gangguan Mesin Tap In-Tap Out LRT JakartaPolri Siapkan Anjungan Pencetakan SKCK untuk Cegah Pungli dan Percepat PelayananBulog Beri Pekerjaan kepada Tiga Anggota Keluarga ASN Korban Penembakan di JayawijayaKejagung Periksa Tujuh Saksi dari Yayasan hingga Tenaga Ahli BGN dalam Kasus MBGPria Pembawa Golok yang Bubarkan Ibadah GKPI Sampaikan Permintaan MaafKebakaran Apartemen Teluk Intan Jakut Padam, 53 Penghuni Berhasil DievakuasiSurya Paloh Ingatkan RUU Perampasan Aset Dibahas Hati-Hati agar Tak Picu PolemikPolisi Brasil Tangkap Terduga Pembunuh Berantai, Klaim 80 Korban Masih DiselidikiOJK Resmi Terbitkan Dua POJK Bursa Mineral, Pengawasan Beralih Mulai 2027Rumor Transfer Haaland Memanas, Real Madrid dan Barcelona Pantau Situasi untuk 2027Prabowo Minta Jakarta Jadi Kota Hijau, Pramono Siap Genjot Program Vertical GardenPPI Apresiasi Polda Metro Bongkar Dugaan Impor Ilegal Kacang TanahSekretaris Dishub Diamankan Polisi terkait Dugaan Pelecehan terhadap Siswi PKLIran Siapkan Skenario Perang Skala Besar Hadapi AS, Infrastruktur Strategis Jadi PerhatianDPR Apresiasi Indonesia Tak Lagi Impor Beras, Dinilai Prestasi Besar Ketahanan PanganRemaja Selamat Setelah Ditemukan di Atas Perahu Terbalik di Perairan AlaskaDua Siswi Terduga Korban MBG Karo Dirujuk ke RSCM, Bobby Pastikan Penanganan Fisik dan PsikologisPolda Sumsel Uji Penggunaan X-Fire untuk Pemadaman Karhutla di Lahan Gambut GelumbangChina Perkuat Kolaborasi dengan Mitra BRICS untuk Dorong Pertumbuhan BersamaBasarnas Sisir Pulau Sertung, Belum Temukan Tanda Keberadaan Jurnalis HilangMicrosleep Picu Kecelakaan Maut di Tol Wiyoto Wiyono, Tiga Pekerja Proyek Tewas Ditabrak TrontonMoussa Bagayoko Optimistis PSS Sleman Bangkit saat Menjamu Madura UnitedGM PLN UID Sulselrabar Turun Langsung Pastikan Optimalisasi Pembangkit SulbagselDPR Dorong Manajemen Air Pertanian Terpadu untuk Cegah Gagal Panen Akibat KekeringanTiga Pelamar Kerja di Pasar Minggu Terima Pengembalian Uang Usai Dimediasi PolisiPemkot Bogor Perketat Pemantauan Kualitas Udara, Antisipasi Dampak Abu Vulkanik Anak KrakatauPemkab Bogor Semprot Jalan di 11 Wilayah untuk Kurangi Dampak Abu Vulkanik Anak KrakatauBadan Geologi Pastikan Dentuman di Jawa Barat Berkaitan dengan Erupsi Anak KrakatauGangguan Serentak Sejumlah Platform AI Soroti Ketergantungan pada Layanan DigitalPemotor Masih Nekat Masuk JLNT Casablanca Meski Rambu Larangan TerpasangDesa Kahala Wakili Kaltim di Lomba Mitigasi Stunting Tingkat NasionalKemarau dan Karhutla Melanda, Kodim 0101/Kota Banda Aceh Gelar Shalat Istisqa Memohon Turunnya HujanPolda Banten Periksa Dugaan Limbah B3 di Sawah Cikande, K-40 Terdeteksi pada Sejumlah SampelDanantara Ubah Strategi Bisnis PalmCo untuk Perkuat Daya Saing di Pasar GlobalATR/BPN Fokuskan Anggaran untuk Ketahanan Pangan dan Percepatan Sertifikasi TanahGugatan Ganti Nama Laut Cina Selatan Jadi Laut Natuna Utara Kandas di MKNathan Tjoe-A-On Sumbang Assist, Willem II Ditahan Heerenveen 2-2Indonesia Tumbang dari Hong Kong 60-71 pada Pra-Kualifikasi Piala Asia FIBA 2029Polsek Penjaringan Luruskan Baksos Viral yang Dikaitkan dengan Aksi 27 AgustusFestival Hantu Lapar di Medan, Tradisi Penghormatan Leluhur yang Tetap TerjagaMendag Lepas Ekspor Karang Hias Hidup Banyuwangi ke Amerika SerikatMeta Sepakat Bayar Rp 278 Triliun dalam Gugatan Eksploitasi Kecanduan RemajaElite Golkar Kaget Budi Arie Singgung Percepatan Pemilu, Makar hingga Kudeta Jadi SorotanPolisi Berhasil Temukan iPhone Warga Jakbar hingga ke Blitar Setelah Hilang di SwalayanPengejaran Bos Gendut Berakhir di Salon, Loyalis Melawan Saat BNN Gerebek Kampung BahariRS Pusri Palembang Berhentikan Dokter yang Viral Diduga Hina Pasien BPJS, Tegaskan Komitmen pada Etika PelayananBantah Trump, Iran Bilang Tak Ada Negosiasi dengan ASKasus Penusukan Maut di Kemang, Dua Pelaku Divonis 8 Bulan dan 9 Tahun PenjaraPrabowo Percepat Program Gentengisasi, Soroti Seng Berkarat dan Risiko bagi Kesehatan WargaJenazah Sutrimo Dimakamkan Malam Hari Setibanya di Banyumas, Keluarga dan Warga Iringi Prosesi TerakhirArmada Terbatas, Dishub DKI Ungkap Baru Lima Kapal Penumpang Layani Kepulauan SeribuPKB Gelar Ijtima Ulama, Soroti Tantangan Penurunan Jumlah Santri di PesantrenLegenda Manchester United Tanggapi Sindiran Bek Argentina, Nama Messi Ikut DisorotSenegal Akhiri Kerja Sama dengan Pelatih Setelah Gagal di Piala Dunia 2026Ketajaman Haaland Mulai Mereda, Rekor Gol Tak Lagi BertambahGila, Vozinha, GilaMesir Tonton Penalti Mbappe Dulu, Kalahkan Australia KemudianKlopp Akui Sudah Ditawari Jadi Pelatih Timnas Jerman, tapi…Daftar Negara di 16 Besar Piala Dunia 2026: Dominasi EropaChelsea Dekati Marco Palestra, Efek Kedatangan Xabi Alonso di Real Madrid?3 Orang Tewas Saat Rayakan Kemenangan Meksiko di Piala Dunia 2026Maroko Yakin Belanda Bermain Defensif karena Menghormati Kekuatan MerekaHaaland Jadi Penentu! Norwegia Singkirkan Pantai Gading dan Melaju ke Babak 16 BesarPelatih Mesir dan Iran Buka Suara soal Simbol LGBTQ+ di PertandinganRencana Uruguay untuk Atasi Spanyol di Piala Dunia 2026Mbappe Siap Korbankan Catatan Gol Demi Melihat Prancis Angkat Trofi Piala DuniaTak Perlu Merendahkan Ronaldo untuk Mengakui Kehebatan MessiGiroud Yakin Bouaddi Akan Jadi Rebutan Klub-Klub Besar, Termasuk Real MadridEks Arsenal dan Timnas Rusia Ini Ternyata Dukung Uzbekistan di Piala Dunia 2026Luis Diaz Bersinar, Kolombia Tundukkan Uzbekistan 3-1 di Laga PembukaBayangi Piala Dunia, Pemain Pantai Gading Ternyata Sedang Hadapi Kasus Dugaan Pengaturan LagaDiskominfotik DKI Tegaskan CCTV Saat Demo Mahasiswa Berjalan NormalKPK Bawa 2 Koper Usai Geledah Kantor hingga Rumah Dinas Bupati Muara EnimGyökeres: Swedia Mau Buktikan Diri di Piala DuniaRafael Leão Kok Emosian Sih?
Jakarta, 6 September 2026 – Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral memastikan suara dentuman dan getaran yang dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah Jawa Barat berkaitan dengan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau. Kesimpulan tersebut diperkuat setelah dilakukan pencocokan waktu kejadian dengan aktivitas erupsi serta sinyal yang terekam pada sejumlah stasiun pemantauan. Kepala Badan Geologi Lana Saria menjelaskan dentuman yang dilaporkan pada 4 hingga 5 September 2026 memiliki kesesuaian kuat dengan periode erupsi menerus Anak Krakatau. Gelombang akustik dari aktivitas vulkanik dinilai mampu merambat melalui atmosfer hingga mencapai wilayah yang berjarak jauh dari sumbernya. Fenomena itu juga menjelaskan laporan warga mengenai kaca dan pintu yang ikut bergetar ketika dentuman terdengar. Hasil analisis terbaru tersebut memperkuat dugaan awal yang sebelumnya masih memerlukan pencocokan data lebih lanjut.
Lana mengatakan aktivitas Anak Krakatau pada periode tersebut menghasilkan energi akustik yang cukup besar. Erupsi menerus disertai pelepasan gas, semburan material pijar, suara gemuruh, dan fenomena yang menyerupai lava fountain atau air mancur lava. Pelepasan gas secara cepat ketika erupsi dapat menghasilkan perubahan tekanan udara yang kemudian merambat dalam bentuk gelombang suara. Selain itu, gesekan dan turbulensi aliran material dengan kecepatan tinggi di dalam konduit gunung juga dapat menghasilkan energi akustik. Dalam kondisi atmosfer tertentu, gelombang berfrekuensi rendah tersebut mampu menjangkau wilayah hingga ratusan kilometer. Karena itulah suara dari aktivitas gunung api tidak selalu hanya terdengar di kawasan yang berada dekat dengan pusat erupsi.
Badan Geologi mencatat laporan dentuman tidak hanya berasal dari Bandung Raya, tetapi juga sejumlah wilayah Jawa Barat lainnya, Banten, dan Lampung. Warga di beberapa lokasi menyebut dentuman terdengar berulang kali dan cukup kuat hingga menyebabkan bagian rumah seperti kaca serta pintu bergetar. Laporan tersebut muncul dalam rentang waktu yang bertepatan dengan meningkatnya aktivitas Anak Krakatau. Stasiun pemantauan juga menangkap sinyal yang mendukung keberadaan gelombang akustik dari aktivitas gunung tersebut. Pencocokan waktu menjadi salah satu unsur penting untuk mengidentifikasi sumber fenomena yang sebelumnya sempat menimbulkan berbagai dugaan. Badan Geologi kemudian memperkuat analisis bahwa sumbernya berkaitan dengan aktivitas vulkanik Anak Krakatau.
Kemampuan suara merambat jauh dipengaruhi kondisi atmosfer yang berada di antara sumber dan lokasi penerima. Perubahan suhu, tekanan udara, serta arah dan kecepatan angin pada ketinggian tertentu dapat membiaskan jalur gelombang suara. Akibatnya, energi akustik dapat bergerak ke lapisan atmosfer tertentu sebelum kembali dibelokkan menuju permukaan bumi di lokasi yang jauh. Fenomena tersebut juga dapat menyebabkan suara terdengar lebih jelas di suatu daerah meskipun kawasan lain yang lebih dekat dengan sumber justru tidak mendengarnya dengan intensitas sama. Kondisi ini membuat pola penyebaran suara tidak selalu mengikuti jarak geografis secara sederhana. Analisis atmosfer dan data pemantauan karena itu menjadi bagian penting untuk menjelaskan fenomena dentuman tersebut.
Sebelum kesimpulan terbaru disampaikan, sempat terdapat perbedaan analisis mengenai sumber dentuman di Bandung Raya. BMKG sebelumnya memeriksa data kegempaan, petir, kondisi cuaca, hingga magnet bumi dan tidak menemukan aktivitas gempa signifikan di sekitar Bandung ketika suara tersebut terdengar. Fenomena itu sempat disebut menyerupai skyquake atau dentuman langit karena sumbernya belum dapat ditentukan dari data yang tersedia saat itu. Badan Geologi pada tahap awal juga masih menggunakan istilah dugaan karena perlu melakukan pencocokan data lebih lanjut. Setelah kesesuaian waktu erupsi dan sinyal pemantauan dianalisis, Badan Geologi menyatakan dukungan data terhadap sumber vulkanik semakin kuat. Perkembangan tersebut menunjukkan kesimpulan mengenai suatu fenomena dapat berubah ketika data tambahan telah dianalisis.
Erupsi Anak Krakatau sendiri berlangsung menerus selama beberapa jam sejak Jumat malam hingga Sabtu dini hari. Pengamatan visual menunjukkan semburan berwarna merah menyala yang berlangsung terus-menerus, meskipun tinggi kolom erupsi tidak selalu dapat diamati dengan jelas. Aktivitas tersebut dikategorikan memiliki karakter Strombolian yang dapat menghasilkan lontaran batu pijar dan abu vulkanik. Suara gemuruh juga terdengar dari Pos Pengamatan Gunung Api Anak Krakatau di Pasauran, Banten. Badan Geologi menilai erupsi berdurasi panjang yang berkaitan dengan lava fountain merupakan fenomena yang dapat terjadi pada aktivitas gunung api seperti Anak Krakatau. Seluruh perkembangan tersebut terus dipantau melalui jaringan instrumen dan pengamatan visual.
Selain dentuman, dampak erupsi juga terlihat dari penyebaran abu vulkanik ke berbagai wilayah. Material abu dilaporkan mencapai sebagian Banten, Jakarta, Jawa Barat, termasuk Bogor, serta sejumlah kawasan lainnya mengikuti pergerakan angin. Masyarakat di wilayah yang mengalami hujan abu diminta menggunakan masker atau perlindungan pernapasan dan mengurangi paparan secara langsung. Abu vulkanik dapat menyebabkan iritasi mata dan saluran pernapasan, terutama bagi anak-anak, lanjut usia, serta masyarakat yang mempunyai penyakit pernapasan. Pembersihan abu juga perlu dilakukan secara hati-hati agar material tidak kembali beterbangan. Pemerintah daerah di wilayah terdampak terus memantau perkembangan sebaran abu dan kondisi kesehatan masyarakat.
Gunung Anak Krakatau hingga kini tetap berada pada Level III atau Siaga yang telah diberlakukan sejak 2 Juli 2026. Dalam status tersebut, masyarakat, wisatawan, pengunjung, maupun nelayan dilarang melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari pusat aktivitas gunung. Potensi bahaya yang perlu diwaspadai meliputi aliran lava, lontaran batu pijar, awan panas, serta hujan abu vulkanik. Badan Geologi meminta masyarakat tidak mencoba mendekati gunung untuk melihat aktivitas erupsi secara langsung. Perubahan aktivitas dapat berlangsung dengan cepat sehingga kepatuhan terhadap radius bahaya menjadi bagian utama mitigasi. Pemantauan terhadap kegempaan, deformasi, visual, dan perubahan morfologi gunung terus dilakukan secara intensif.
Terkait kekhawatiran terhadap tsunami, Badan Geologi menyatakan kondisi Anak Krakatau saat ini berbeda dengan situasi ketika terjadi tsunami Selat Sunda pada Desember 2018. Tubuh gunung yang tumbuh kembali setelah keruntuhan 2018 dinilai masih relatif kecil dan berdasarkan evaluasi saat ini belum berpotensi mengalami keruntuhan dalam skala yang dapat memicu tsunami. Meski demikian, perubahan morfologi tetap dipantau karena Anak Krakatau merupakan gunung api aktif yang terus mengalami proses pertumbuhan. Pemantauan muka air laut di kawasan Selat Sunda juga belum menunjukkan anomali yang mengindikasikan terjadinya tsunami. Masyarakat pesisir Banten dan Lampung tetap diminta memahami prosedur evakuasi serta mengikuti perkembangan informasi resmi. Kewaspadaan tetap diperlukan tanpa menimbulkan kepanikan yang tidak didukung data.
Penjelasan terbaru Badan Geologi memberikan gambaran lebih jelas mengenai sumber dentuman yang sebelumnya menjadi perhatian masyarakat Jawa Barat. Kesesuaian waktu erupsi, sinyal pada stasiun pemantauan, serta karakter perambatan gelombang akustik menjadi dasar kuat untuk menghubungkan fenomena tersebut dengan Anak Krakatau. Masyarakat diminta memahami bahwa terdengarnya dentuman hingga wilayah jauh tidak berarti material erupsi atau bahaya langsung dari gunung juga menjangkau jarak yang sama. Dampak yang perlu diperhatikan di wilayah jauh terutama berkaitan dengan gelombang suara dan penyebaran abu yang mengikuti kondisi atmosfer. Badan Geologi akan terus mengevaluasi aktivitas Anak Krakatau dan memperbarui rekomendasi apabila terdapat perubahan signifikan. Selama status Siaga masih berlaku, masyarakat diminta mengikuti ketentuan radius bahaya dan mengandalkan informasi resmi mengenai perkembangan gunung api tersebut.
Rosan Ungkap Realisasi Investasi Capai Rp1.539 Triliun hingga September 2026, Serap 2,19 Juta Tenaga Kerja
Jakarta, 20 Oktober 2026 – Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani, menyampaikan bahwa realisasi investasi Indonesia mencapai Rp1.539 triliun hingga September 2026. Capaian tersebut turut…
Program Bedah Rumah Harus Tepat Sasaran, Transparansi Pengadaan Jadi Kunci Keberhasilan
Jakarta, 19 Oktober 2026 – Program bedah rumah menjadi salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah melalui perbaikan rumah tidak layak huni. Pelaksanaan program tersebut perlu…